PURWOREJO TANGGAP COVID-19

Hubungi Layanan Hotline COVID-19

PUSAT INFORMASI COVID-19 PURWOREJO

Data Pantauan Covid-19 Kabupaten Purworejo

Terakhir Diperbaharui : 2020-07-15 13:25:11 WIB

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo

ODP = 2254
53 DALAM PEMANTAUAN
2201 SELESAI PEMANTAUAN
PDP = 52
3 DIRAWAT
38 SEMBUH
11 MENINGGAL
HASIL SWAB NEGATIF = 580
POSITIF COVID-19 = 85
10 DIRAWAT
75 SEMBUH
0 MENINGGAL

PETA PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19) DI KABUPATEN PURWOREJO

*Titik lokasi tidak menunjuk pada alamat persis masing-masing kasus. Melainkan wilayah pada tingkat kecamatan yang tertera pada identitas kasus

TABEL DATA SEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19) DI KABUPATEN PURWOREJO

NO Kecamatan ODP PDP Covid-19
1 Grabag 177 5 6
2 Ngombol 38 1 0
3 Purwodadi 118 0 11
4 Bagelen 68 0 3
5 Kaligesing 35 1 1
6 Purworejo 186 9 15
7 Banyuurip 211 2 3
8 Bayan 118 6 20
9 Kutoarjo 234 5 10
10 Butuh 113 4 4
11 Kemiri 196 1 6
12 Pituruh 258 3 1
13 Bruno 104 2 0
14 Gebang 108 4 0
15 Loano 227 1 3
16 Bener 19 4 1
17 Luar Purworejo 35 4 1
18 Tanpa Keterangan Alamat 4 0 0
Total

Grafik Pantauan Covid-19 Kabupaten Purworejo


ODP (Orang Dalam Pemantauan)

ODP adalah Orang yang mengalami demam (≥38°C) atau riwayat demam; atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek / sakit tenggorokan / batuk DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang melaporkan transmisi lokal.

ODP adalah Orang yang mengalami gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19.


PDP (Pasien Dalam Pengawasan)

PDP adalah Orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yaitu demam (≥38°C) atau riwayat demam; disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan seperti: batuk/sesak nafas/sakit tenggorokan/pilek/pneumonia ringan hingga berat# DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang melaporkan transmisi lokal

PDP adalah Orang dengan demam (≥38°C) atau riwayat demam atau ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19.

PDP adalah Orang dengan ISPA berat / pneumonia berat** yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.


Pasien Positif COVID-19

Pasien yang telah terbukti secara medis telah terinfeksi virus COVID-19 melalui proses pengujian laboratorium. Dan akan dilakukan penanganan khusus untuk pasien postif COVID-19 seperti karantina di ruang isolasi.




Pasien Negatif COVID-19

Pasien yang tidak terbukti terinfeksi COVID-19 melalui hasil pengujian laboratorium. Istilah ini juga bisa diberikan kepada pasien yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19, namun sudah sembuh dan terbebas dari virus itu.




Tentang COVID-19

Apa itu COVID-19?

Pneumonia Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).

Bagaimana COVID-19 Menular?

Cara penularan COVID-19 ialah melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter).

Droplet bisa menempel di pakaian atau benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, orang yang sedang sakit, diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran droplet.


Frequently Asked Questions (F.A.Q)

Pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai COVID-19.


Sebanyak 80 persen kasus COVID-19 bersifat "ringan", sehingga perawatan yang cukup dapat memulihkan mereka segera dalam waktu cepat. Namun, dikarenakan penyebarannya yang cepat, diimbau untuk tetap waspada pada penyebaran COVID-19. Jika Anda merasakan gejala-gejalanya, maka jangan ragu untuk menghubungi Hotline atau ke fasilitas kesehatan terdekat.
Tidak hanya manula, bahkan generasi muda pun dapat tertular COVID-19 jika tidak menjaga diri. Biasanya, manula memang rentan terkena COVID-19 dikarenakan sistem imun tubuh yang sudah tidak seprima dulu. Selain itu, manula yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit pernapasan, atau penyakit parah lainnya memiliki kemungkinan besar untuk tertular COVID-19 akut..
Berhenti membeli atau menggunakan masker jika memang tidak perlu (sehat). Dikarenakan praktik beli massal, WHO sempat mengumumkan status krisis masker. Hal tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan tidak melakukan panic buying dan hoarding. Jika Anda ingin bersin atau batuk, gunakan tisu atau siku tangan untuk menutup hidung dan mulut, bukan masker. Selain itu, jaga jarak 1 - 3 meter agar orang tidak terkena droplet dari Anda..
Ya. COVID-19 dapat menempel pada benda mati atau barang selama beberapa jam atau beberapa hari jika tidak secepatnya dibersihkan dengan disinfektan. Akan tetapi, ketahanan COVID-19 menempel pada satu benda tergantung dari beberapa faktor seperti suhu, kelembapan, dan jenis permukaan. Sesudah membersihkan barang yang terpapar COVID-19 dengan disinfektan, segera bersihkan tangan dengan alkohol atau sabun. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.
Hingga saat ini, vaksin dan obat untuk COVID-19 masih dalam tahap penelitian. Pengobatan masih berupa pengobatan suportif.
Tidak merokok dan tidak menggunakan masker berlapis-lapis. Jika Anda memang mengalami gejala-gejala COVID-19, segera hubungi Hotline 0275 325141 / 0275 321118 atau laporkan diri ke rumah sakit rujukan virus corona.
WHO menyatakan bahwa COVID-19 tidak dapat ditularkan dari hewan peliharaan apapun, baik anjing maupun kucing. Tidak ada dasar ilmiah yang mendukung penyebaran COVID-19 lewat hewan peliharaan. Namun Anda tetap perlu menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan peliharaan
Tidak. Antibiotik tidak dapat melawan virus, melainkan hanya melawan infeksi bakteri. COVID-19 disebabkan oleh virus sehingga antibiotik tidak efektif. Antibiotik tidak boleh digunakan untuk mencegah atau mengobati COVID-19. Antibiotik hanya digunakan sesuai arahan dokter untuk mengobati infeksi bakteri.

Layanan Telepon Darurat COVID-19


✔   Anda mengalami gejala COVID-19

✔   Anda baru berkunjung ke suatu negara atau daerah dengan risiko tinggi

✔   Anda melakukan kontak dekat dengan seseorang dengan coronavirus



Untuk refrensi lebih lanjut kunjungi:


Kementerian Kesehatan

https://infeksiemerging.kemkes.go.id


Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo

http://dinkes.purworejokab.go.id/


TABEL DATA PEMUDIK

Terakhir Diperbaharui : 2020-06-02 10:04:19 WIB

NO tANGGAL Kecamatan Jumlah Pemudik
1 2020-06-01 BAGELEN 1168
2 2020-06-01 BANYUURIP 3407
3 2020-06-01 BAYAN 2079
4 2020-06-01 BENER 6855
5 2020-06-01 BRUNO 4991
6 2020-06-01 BUTUH 1929
7 2020-06-01 GEBANG 1521
8 2020-06-01 GRABAG 2527
9 2020-06-01 KALIGESING 1232
10 2020-06-01 KEMIRI 2032
11 2020-06-01 KUTOARJO 2636
12 2020-06-01 LOANO 1560
13 2020-06-01 NGOMBOL 841
14 2020-06-01 PITURUH 2609
15 2020-06-01 PURWODADI 1180
16 2020-06-01 PURWOREJO 2190
Total